lentera yang padam

Aku rindu serindu-rindu nya.
Mungkin penat, butuh bertemu.
Tapi bagaimana? jarak terlalu jauh..

Aku rindu serindu-rindu nya.
Sekian lama tanpa mu, aku rapuh sesungguhnya.

Aku rindu serindu-rindu nya.
Delapan tahun lebih aku meraba raba arah jalanku sendiri.. berjalan dalam sepi di keramaian.. mulai ragu dan butuh nasehat tentang hidup..

Aku rindu serindu-rindunya,
Ayah..

Comments

Popular posts from this blog

Cerita dibalik martabak manis malam ini :)

Memulai dana darurat

another phase to go!