My first love (end)


Aku menuliskan segalanya tentangmu. Satu-satunya yang aku punya kini. Karna lelaki hebat disebelahmu, telah kembali pada sang Empunya semesta. Namun  sekarang (dan seterusnya?) aku harus (mau tak mau) berbagi dengan yang menurutku asing. Iya, beberapa waktu ini aku belajar. Ini memang takdir tuhan dan bukan pengkhianatanmu.

I still need you, always need you mom.

:'(

Published with Blogger-droid v2.0.10

Comments

Popular posts from this blog

another phase to go!

Memulai dana darurat

Cerita dibalik martabak manis malam ini :)