Pantai Klayar
Pantai klayar, berada di desa kalak, pacitan.
Sedikit cerita
tentang pantai ini, setelah ribet otak karna digantungin sana si S, ide
dadakan dari rasyid muncul untuk touring. Tadinya mau ke dieng eh malah
putar haluan ke klayar karna alasan dan sebab yang aku juga ngga tau
dengan jelas hehe.
Mau cerita pengalaman ke sana tuh lumayan
bikin kagum loh. Mulai dari akses kesana udah bagus dan mulus bangett.
Berasa jalanan cuma punya rombonganku doang, karna emang sepi sekali.
Serasa dijalan tol. Hehehehe. Eh tp setelah masuk desa aspal tidak
semulus jalan sebelumnya. Aspal di desa sebenarnya agak rawan untuk
sepeda motor karena jalanan nya berpasir halus. Kontur jalan naik turun
juga berliku, jurang dan tebing batu di kiri kanan setia menemani hingga
lokasi pantai klayar. Meski bagus tapi jalan masuk ke klayar lumayan
sempit dan butuh toleransi tinggi untuk pengguna roda empat.
Pantai
klayar ini adalah satu dari sekian banyak pantai cantik yang ada di
selatan pulau jawa. Selain klayar ada obyek wisata goa gong yang konon
ke-eksotisannya paling juara se-asia tenggara. Selain itu berjajar
banyak pantai lainnya di sekitar klayar seperti pantai srau, karang
bolong dan lainnya. Pantai klayar ombaknya besar jadi ngga
cocok untuk berenang. Hanya cocok untuk main main air di pinggirannya.
Oia.. Klayar ini masih sepi banget. Masih asri dan ‘perawan’. Pasir
putih nya cantik membentang luas dan sedikit campuran pasir besi/magnet
yang berwarna hitam. Jadi pasirnya tuh mengandung besi/magnet gitu.
Pasir magnet ini bakal berkilauan seperti cristal saat matahari terbenam
dan langit mulai gelap, cantik bangett! :D
Ada semacam tebing atau mungkin karang tinggi berwarna putih gitu menyerupai spinx. Nah kita bisa naik bukit di dekat ‘spinx’ agar bisa liat panorama klayar dengan sempurna. Dari atas bukit, bisa terlihat jelas karang bolong yang bersisian dengan pantai klayar namun lebih menjorok ke.laut. Ciamikk! :D
Ke klayar kurang puas kalo ngga nginep. Biar bisa puas manjain
mata dengan ciptaan indah yang MahaKuasa. Tapi di pantai ini ngga ada
penginapan loh, otomatis para wisatawan yang menginap rata2 membawa
tenda sendiri atau minta izin sama warga setempat yang punya warung
makan di pinggir klayar untuk pinjam warung mereka sebagai tempat
bernaung hehehe.
Tiket masuk klayar tujuh ribu rupiah saja, itu
sudah termasuk untuk motor dan biaya masuk dua orang. Makanan disana
relatif murah. Rames telor ceplok plus sambel dengan rasa yang aduhai
cuma lima ribu rupiah di warung nya ibu sumi. Serius deh. Sambel bu
sumi, juaraa!! :p
Penduduk sana baik dan ramah banget. Termasuk bu
sumi dan suaminya, juga mas2 yang punya toilet umum, dan bapak penjaga
pantainya juga ramah banget.
Oia.. Aku juga sebenarnya sempet
mampir ke goa gong dan asli takjub banget sama goa ini. Cantik, indah,
dan.. Aaa mulutku ngga bisa berenti berdecak kagum dan mengucap
subhanAllah. Sungguh buatan Allah itu sempurna ya.. :’) Keadaan
goa gong terawat dengan baik. Masuk goa gong bayar lima ribu perak per
orangnya. Terus ada penduduk yang nyewain jasa pemandu gitu dan sewa
senter seharga dua pulih lima ribu untuk satu rombongan. Tapi kita bisa
nolak memakai jasa guide sih. Cuma aku dan temen temen kemarin mutusin
untuk nyewa ‘guide’ biar bisa dengerin cerita tentang goa gong ini :) Didalem
goa itu gerah dan lumayan pengap, kedalaman goa sampe titik terbawah
sekitar 300meter. Kalo ke klayar sempetin mampir goa gong ya, ngga bakal
nyesel kok ;-)
Oia.. Ini rincian kasar biaya yang aku keluarkan :
1. Bensin PP (semarang-pacitan-semarang) = 45rb
2. Makan ini relatif tapi abis sekitar 30-50rb (untuk dua hari semalam)
3. Biaya masuk klayar kurang lebih 7rb
4. Masuk goa gong 5rb (karna pake jasa pemandu tambah 25rb dibagi enam. Karna aku pergi ber enam hehe)
5. Air minum dan cemilan = 10-20rb
Rute
yang aku dan temen temenku tempuh yaitu: dari semarang - solo -wonogiri
- pacitan.
Aku berangkat dr semarang jam 5 pagi, mampir sarapan di solo
dan sampe di goa gong sekitar jam 11 siang dan tiba di klayar jam 1
siang. Lalu pulang dari klayar nya keesokan harinya jam 4 sore. Sampe
semarang lagi jam 12 malam karena perjalanan pulang di iringi hujan.
Ahh dua hari yang menyenangkan :)))
Terima kasih ode, rasyid, yuniarso, jadul dan yuni.
Di Pacitan kita punya cerita, hihi ;-)
(smrg-solo-pacitan, 26-27feb2013)
original post from my tumblr









Comments
Post a Comment