Jadi..

Jadi aku belum bisa tidur padahal bilang mau tidur duluan. Jadi aku sedang berantakan bukan dalam arti sebenarnya. Jadi sekarang ini udah lewat tengah malam dan kamarku wangi stella apple kesukaanku. Jadi... Aku sebenarnya sedang sangan jenuh dengan hubungan ini. Jenuh dengan keadaan. Jadi.. Ini tentang kamu. Aku mampet. Aku mati rasa *halahhh* aku pengen bebas tapi bisa ngga nanti kalo jenuh dan mapetnya udah sembuh, aku dengan mudah kembali ke kamu? Hey kamu masa depanku yang penuh dengan ketidakpastian yang pasti. Aku muak. Dengan janjimu untuk menjagaku. Dengan segala kebaikanmu. Dengan segala perhatian mu. Dengan segala hal kecil dan manis darimu. Tapi aku tetap ingin kamu seperti ini seterusnya selamanya. Egois kan?

Sudah maka tinggalkan aku saja. Jadilah sosok yang jahat sekali kali. Aku rela. Aku siap. Sudahlah cukup tanggung jawabmu atas diriku. Maaf tapi aku jenuh.

Karna ini nasibku. Kesunyianku sendiri.
Terimakasih telah belajar menyayangiku walau tak bisa sepenuhnya sayang. Aku rasa adil. Pun aku selama ini kerap ragu dan tak meyakinimu sepenuh hati.

Maaf banyak menuntut. Maaf banyak menuntut. Maaf banyak menuntut.

Ya. Karna hati tak bisa dipaksakan dan rasa tak bisa di palsukan. Sejauh ini.. Kita impas. Kamu setengah hati menyayangiku. Aku setengah hati mempercayai perasaanmu. Impas?

Kalau begitu.. Aku dan kamu hanya butuh sedikit bersabar. Sedikit merenung. Ya.. Jadi.. Aku sudah mulai jengah.

Published with Blogger-droid v2.0.10

Comments

Popular posts from this blog

another phase to go!

Memulai dana darurat

Cerita dibalik martabak manis malam ini :)