Butuh Pencerahan mengenai paspor. Help me!
Aku merencanakan perjalanan singkat seorang diri ke negeri tetangga terdekat liburan mendatang. Ceritanya backpackeran gitulah. Berhubung ada teman yang tinggal di negeri seberang dan kayaknya bisa mengakomodasi penginapan yeahh! Tapi belum ada paspor. Dan belum paham mekanisme alur pembuatannya.
Aku terdaftar menjadi warga DKI Jakarta secara resmi. Tapi, aku kan lagi menetap di Semarang karena kuliah. Otomatis kehidupan aku sebagian besar ya tinggal di Semarang.
Kalau aku mau buat paspor, bisa kah aku buatnya di Semarang saja? Atau aku mesti buat di Jakarta? Terus, dokumen apa aja yang mesti aku siapkan sih untuk buat paspor?
Butuh waktu berapa lama ya dalam proses pembuatannya, serta butuh biaya berapa ya resminya?
Aku males diribetin sama urusan birokrasi yang njlimet, daripada bolak balik, mending aku siapin dulu hal-hal yang diperlukan.
Ada yang bisa memberi pencerahan? Berupa penjelasan singkat ataupun mendetil tentang kebingungan-kebingunganku ini? huhu
Butuh bantuan, butuh pencerahan. ToT
Terima Kasih teman-teman blogger yang baik hatinya, apalagi yang mau komen dan jelasin. Terimakasih ^^
membuat paspor sesuai dengan KTP, kalau niken punya KTP semarang ya tentu bisa buat di semarang, trus biaya nya kalau sekarang saya kurang tau, kalau dulu biayanya normalnya 300 slesainya 5hari, tapi kalau kita butuh cepat jadi kita bayarnya juga mahal bisa sampai 500 ribu..meengkapi ADM dan mengisi formulir serta dilengkapi foto kopi KTP..
ReplyDelete@mbak meutia : jadi harus dijakarta yah? Hoo i see i see.. Fotocopy ktp aja? Apa ada dokumen lain yang perlu aku lampirkan kaya surat keterangan dr rt/rw atau kelurahan? Atau surat surat lain seperti kartu keluarga dll?
ReplyDeleteAduuh maap yah banyak tanyaaaa :/
sekedar mampir aja nih .mumpung juga anggota baru frienship.
ReplyDeletebagus nih blognya.
salam kenal .tak tunggu kunjungan baliknya.
1. Datang ke Kantor Imigrasi dengan membawa:
ReplyDelete- Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang asli beserta foto copynya.
- Kartu Keluarga asli dan Foto Copynya
- Surat Sponsor, atau Surat Keterangan, atau mungkin Surat Rekomendasi Kerja.
- Materai Rp6000
- Akte Nikah (Bagi yang sudah menikah)
- Surat WNI
- Surat Keterangan Ganti Nama (Bila anda ingin mengganti nama pada saat pembuatan Paspor)
- Ijazah terakhir.
2. Surat tersebut dimasukkan kedalam map yang dibeli langsung di kantor imigrasi.
3. Mengambil formulir pengajuan Paspor di kantor imigrasi, mengisi formulir, dan formulir tersebut dimasukkan kedalam map yang sebelumnya sudah dibeli.
4. Berdasarkan gambar yang tertera pada slip/struk yang kita terima, maka kita akan kembali lagi ke kantor imigrasi pada saat yang ditentukan.
5. Melakukan wawancara, sidik cari, membuat foto untuk paspor.
6. Setelah berkas diberikan, maka saatnya kita menerima kwitansi untuk melakukan pembayaran di kasir.
7. Dengan kwitansi pembayaran, maka kita ketempat pengambilan foto, serahkan slip merah kepada orang yang memfoto, kemudian antri menunggu panggilan.
8. Melakukan foto biometrik dan pengambilan sidik jari.
9. Datang kembali ke kantor imigrasi untuk mengambil paspor pada tanggal yang sudah di tentukan dengan biaya sekitar Rp270.000. ( nggak tentu juga sih,)
aku kasih sekilas aja :) . semoga membantu, dapet copy paste :D
wah postingan yang menarik...
ReplyDeleteoya gan kalo boleh saya mau tukeran link..ini link saya
http://blog.umy.ac.id/ghea
kalo sudah terpasang kabarin yh gan..makasih.. :D
@juanx : hehe makasih, tunggu aku di tkp ya ;)
ReplyDelete@jin : waaaah! Really thank you! Hehehe makasih banyak yah ;D
@ghea : makasih udah meninggalkan jejak, tunggu kunjungan balik ;)
Kapan ken? habis magang nanti ?
ReplyDeleteAku juga diminta main ke China ni sama sodaraku yg disana. cuma ga cukup waktu cz paling nggak 1bulan disananya =="
@dea :wah ke china aja, gausah magang hehehe
ReplyDeleteBukan de, masih rada lama kok, dan baru rencana.. :)
Waaaah syukurlah sudah banyak yang membantu. :D
ReplyDeleteSAya cuma mau bilang, saya orang Surabaya, KTP Surabaya, tapi saya bisa bikin paspor di Bandung. :)
SAya lupa tepatnya gimana, karena yang ngurus semua tante saya. Saya cuma dateng pas hari H, wawancara, dan habis itu udah.
Dan memang, ada kenalan tante saya di kantor imigrasi... Jadi dengan biaya yang sama, paspor saya bisa cepat jadi. ;)
wah enaknya kalo ada link kaya gitu huhuhu.. Aku mah mesti kejajarta nih >.<
ReplyDelete